Jumat, 03 Februari 2017

5 Jenis Spesies Bunga Anggrek


5 Jenis Spesies Bunga Anggrek


1. Anggrek epifit

Anggrek ini hidup menempel di batang, dahan, atau ranting pohon yang masih hidup maupun yang sudah mati. Bentuk daun lebar dan relatif tipis. Seluruh akarnya yang fungsional menjuntai di udara, sedangkan akar yang menempel pada media (substrat) hanya berfungsi sebagai jangkar, yaitu untuk menahan tanaman pada posisinya. Di anggrek yang tergolong dalam tipe ini adalah Phalaenopsis, Dendrobium, Vanda, dan Cattleya.
2. Anggrek semiepifit
Anggrek semiepifit juga tumbuh menempel pada substrat. Namun, sebagai akarnya yang menempel juga berfungsi untuk mendapatkan hara dibawah substrat. Akar-akar aktif lainnya menjuntai di udara. Termasuk dalam anggrek semiepifit antara lain Brassavola, Epidendrum, dan Laelia.
3. Anggrek semiterrestrik

Anggrek semitrrestrik adalah anggrek yang hidup dan tumbuh di atas permukaan tanah. Anggrek ini tidak memiliki bonggol (umbi semu) seperti pada jenis anggrek terrestrik dan kedudukan seluruh batangnya berada di atas permukaan tanah. Tergolong anggrek semitrrestrik antara lain  Arachnis , Arundina, Paphiopedilum, Vanila (panili).
4. Anggrek terrestrik
Anggrek terrestrik tumbuh di tanah atau media buatan yang diletakkan di tanah pada tempat terbuka. Media tanamnya berupa tanah atau humus. Anggrek tipe ini dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu terrestrik murni dan terrestrik berumbi semu.
Anggrek terrestrik murni kedudukan akar dan batangnya berada di dalam tanah. Tergolong anggrek terrestrik murni antara lain Cryptostylis dan Habenaria .
Anggrek terrestrik berumbi semu, kedudukan tanaman atau umbi semunya berada sebagian atau seluruh nya di atas tanah. Akar-akarnya berada dekat dibawah lapisan permukaan tanah. Termasuk dalam jenis anggrek terrestrik berumbi semu antara lain Cymbidiumdan Coelogyne.
5. Anggrek saprofit
Anggrek saprofit adalah anggrek yang dapat hidup dengan baik atau mampu menyesuaikan diri dari pada media organik seperti humus  atau bahan lain yang telah terurai seperti humus atau bahan lain yang telah terurai seperti kompos dan pupuk kandang yang sudah lama.
Termasuk dalam golongan anggrek saprofit antara lain Galeola dan Epipogium. Kedua anggrek tersebut tidak terdapat di Indonesia.

4 Kelompok Habitan Tanaman Bunga Anggrek


4 Kelompok Habitat Tanaman Anggrek












Habitat tanaman anggrek dibedakan menjadi 4 kelompok sebagai berikut :
  1. Anggrek epifit, yaitu anggrek yang tumbuh menumpang pada pohon lain tanpa merugikan tanaman inangnya dan membutuhkan naungan dari cahaya matahari, misalnya Cattleya sp. memerlukan cahaya +40%, Dendrobium sp. 50–60%, Phalaenopsis sp. + 30 %, dan Oncidium sp. 60 – 75 %.
  2. Anggrek terestrial, yaitu anggrek yang tumbuh di tanah dan membutuhkan cahaya matahari langsung, misalnya Aranthera sp., Renanthera sp., Vanda sp., dan Arachnis sp. Tanaman anggrek terestrial membutuhkan cahaya matahari 70 – 100 %, dengan suhu siang berkisar antara 19 – 380C, dan malam hari 18–210C. Sedangkan untuk anggrek jenis Vanda sp. yang berdaun lebar memerlukan sedikit naungan.
  3. Anggrek litofit, yaitu anggrek yang tumbuh pada batu-batuan, dan tahan terhadap cahaya matahari penuh, misalnya Dendrobium phalaenopsis.
  4. Anggrek saprofit, yaitu anggrek yang tumbuh pada media yang mengandung humus atau daun-daun kering, serta membutuhkan sedikit cahaya matahari, misalnya Goodyera sp.

29 Ciri- Ciri Tanaman Bunga Anggrek

Ciri Ciri Bunga Anggrek

Meskipun masih dalam family yang sama, tanaman anggrek mempunyai ciri khas yang membedakan dari tanaman lainnya. Ciri-ciri bunga anggrek diantaranya adalah:
  1. Perakaran tanaman anggrek merupakan akar serabut, namun tidak dalam
  2. Akar-akar tanaman anggrek termasuk akar sukulen yang tebal dan berdaging
  3. Tanaman anggrek memiliki jamur akar (mikoriza) yang sering ditemukan di permukaan akar
  4. Batang tanaman anggrek terdiri dari ruas-ruas
  5. Batang seringkali menebal dan terlingdungi oleh lapisan lilin untuk menghidari penguapan yang berlebihan
  6. Batang dapat berbentuk memanjang (monopodial) dan juga melebar (simpodial) tergantung pada genusnya
  7. Tanaman anggrek yang tumbuh di tanah mempunyai batang yang relatif pendek, lebih mirip seperti umbi
  8. Umumnya daun tanaman anggrek berbentuk oval, memanjang dan memiliki tulang daun yang memanjang sepanjang daun
  9. Daun tanaman anggrek dapat menebal yang berfungsi sebagai tempat penyimpan air serta dilapisi oleh lapisan lilin sehingga tamapak lebih mengkilap
  10. Tanaman anggrek memiliki ciri ciri bunga dengan bentuk, warna dan corak yang bervariasi
  11. Bunga anggrek tersusun pada tangkai bunga yang berbentuk tandan yang memanjang
  12. Dalam satu tangkai bunga umumnya terdapat lebih dari 3 kuntum bunga (berbunga majemuk)
  13. Ciri ciri bunga anggrek berbentuk simetris bilateral
  14. Bunga tanaman anggrek umumnya mempunyai column, sepal dorsal, sepal, petal dan labellum
  15. Umumnya kelopak bunga (sepal) berwarna mirip dengan mahkota bunga. Ini disebut dengan tepal
  16. Modifikasi mahkota bunga berbentuk seperti lidah yang berfungsi untuk melindungi sususan organ yang didalamnya terdapat benangsari dan putik
  17. Tangkai benagn sari berukuran pendek yang diujungnya terdapat dua kepala sari yang menyerupai cakram kecil (disebut dengan pollinia)
  18. Tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri sehingga perlu bantuan serangga dan manusia
  19. Tidak setiap bunga pada tanaman anggrek dapat menghasilkan buah
  20. Buah yang dihasilkan berbentuk seperti kapsul berwarna hijau, namun ketika telah matang akan kering, berwarna cokelat dan terbuka dari samping
  21. Biji tanaman anggrek berukuran sangat kecil dan ringan sehingga daat dengan mudah diterbangkan angin
  22. Biji tanaman anggrek tidak memiliki jaringan penyimpan cadangan makanan, terutama pada embrio yang belum mencapai tingkat kematangan yang sempurna
  23. Umumnya merupakan tanaman epifit dengan menempel namun tidak merugikan tanaman inangnya
  24. Anggrek membutuhkan sinar matahari pada tingkatan tertentu
  25. Tanaman anggrek asal daerah yang beriklim sedang (subtropis) umumnya hidup di tanah dan membentuk umbi pada musim dingin
  26. Cenderung tahan terhadap ketersediaan air yang terbatas
  27. Perbanyakan tanaman anggrek dapat dilakukan secara generatif (dengan biji) dan vegetatif
  28. Biji anggrek akan berkecambah jika biji jatuh atau ditanam pada media tanam yang sesuai
  29. Perbanyakan secara vegetatif, menggunakan organ tanaman berupa tunas samping atau stek batang

Klafikasi Dan Morfologi Bunga Anggrek



Klasifikasi dan Morfologi Bunga Anggrek – Bunga anggrek adalah salah satu bunga hias, yang banyak ditemukan diberbagai daerah bahkan dunia. Bunga anggrek ini termasuk dalam famili orchidaceae dengan ordo orchidales yang memiliki bentuk bunga menjari dan memiliki ragam warna mulai dari merah, pink, putih dan juga keungguhan.
1
Bunga anggrek ini memiliki 20.00 spesies yang menyebar keberbagai seluruh dunia, diantaranya hanya 6.000 spesies ditemukan di hutan – hutan Indonesia. Berdasarkan penelitian Dressier dan Dodson, 2000 dalam Widiastoety, dkk. 2010. Bunga anggrek ini dapat diklasifikasikan dan morfologikan adalah sebagai berikut :

Klasifikasi bunga anggrek

Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Monocotyledoneae
Ordo : Orchidales
Famili : Orchidaceae
Sub famili : Epidendroideae
Suku : Epidendreae
Sub suku : Dendrobiinae
Genus Dendrobium
Spesies : Dendrobium macrophylumm, Dendrobium canaliculatum, Dendrobium lineale, Dendrobium bifale dan Dendrobium secundum.
Bunga ini memiliki struktur morfologi yang terdiri dari bunga, daun, batang, akar dan biji diantara yaitu :


Morfologi bunga anggrek

Bunga ini memiliki struktur morfologi yang terdiri dari bunga, daun, batang, akar dan biji diantara yaitu :

a. Bunga

bunga anggrek ini merupakan tanaman hias yang memiliki keragaman warna dan bentuk bunga yang bervariasi, namun pada umumnya bunga memiliki struktur yang sama. Bunga anggrek ini terdiri dari kelopak ( sepal ), mahkota, petal, lidah ( labelum ), bakal buah yang dibentuk dengan menyatuan putik dengan benang sari.

b. Buah

Bentuk buah bunga anggrek ini berbeda – beda tergantung dengan jenisnya, bunga anggrek lentera atau capsuar memiliki enam rusuk. Tiga diantaranya rusuk sejat dan tiga lainnya melekat pada dua tepi dain buah yang berlainan. Buah ini memiliki warna dan bentuk yang kecil dan terdapat jutaan biji didalamnnya yang lembut dan halus.

c. Daun

Daun bunga anggrek memiliki warna hijau dengan bentuk membesar dan meruncing keatas. Bunga ini memiliki pertulangan daun sejajar, dan juga ada yang bersifat tidak ada keserantakan keguguran daun. Ada beberapa tipe daun berdasarkan jenis dan varietesnya diantara :
  • Kelompok evergreen ( daun tipe segar maupun hijau ) bersifat tidak memiliki keserentakan dalam gugur daun.
  • Kelompok decides ( tipe gugur ) bersifat memiliki keserentakan dalam gugur, untuk memunculkan bakal bunga dan biji.

d. Batang

Batang bunga ini tebal dan mengembung yang berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan dan air untuk menghindari kekeringan pada tanaman. Batang tanaman ini memiliki dua tipe diantaranya yaitu :
  • Monopodial, batang bersfiat tunggal dan memiliki satu titik tumbuh.
  • Simpodial, batang bersfiat berumbi semu dan memiliki ruas – ruas tahunan.

e. Akar

Akar bunga anggrek berbentuk silinderis dan berdaging lunak, mudah patah, serta memiliki ujung kar meruncing licin dan sedikit lengket. Dalam keadaan kering akar tanaman ini akan berwarna putih abu – abu pada bagian luar dan bagian ujung akar berwarna kehijau – hijuan atau keungguan. Sedangkan, akar yang sudah tua akan berwarna kecoklatan muda hingga tua yang akan digantikan dengan akar baru atau tunas baru.

Kamis, 02 Februari 2017

Anggrek Emas Kinabalu

Anggrek Emas Kinabalu


Bunga anggrek emas kinabalu hanya dapat dijumpai di Kinabalu National Park yang berada di Malaysia. Bunga ini hanya mekar pada bulan April - Mei dan butuh waktu 15 tahun lamanya untuk mekar kembali. Harga anggrek emas ini dapat mencapai US$ 6000 (Rp. 78 juta). 

Anggrek ini dinamai Cleisocentron kinabaluense metusala dan J.J. Wood. Nama spesies "Kinabaluense" diambil berdasarkan nama anggrek asal tersebut di gunung Kinabalu. 

Anggrek ini merupakan jenis anggrek yang tumbuh secara epifit, dengan batang bisa tumbuh hingga 20 cm. Karena langka, bunga anggrek ini termasuk dalam salah satu bunga termahal di dunia.

Jenis Tanaman Bunga Anggrek Termahal Di Indonesia

1. Lily of The Valley (190-635 Ribu Per Ikat)

Percayakah Anda kalau ternyata salah satu bunga termahal di dunia adalah bunga yang berbahaya dan beracun? Itulah bunga Lily of The Valley, yakni sebuah bunga yang memilik berry merah kecil dan jika Anda telan dapat mengakibatkan muntah-muntah, sakit pada bagian perut, hingga tekenan darah di jantung meningkat dan menyebabkan kematian.
Legenda menceritakan bahwa bunga ini berasal dari air mata Bunda Maria ketika Yesus disalibkan dan juga berasal dari air mata Hawa (Eve) ketika dirinya diusir dari Taman Eden. Inilah sebabnya mengapa bunga ini dikenal juga dengan nama Our Lady's Tears atau Mary's Tears.
Dalam penggambarannya bunga ini sendiri disebut memiliki aroma manis yang indah namun tetap saja berbahaya. Lily of The Valley adalah bunga yang digunakan sebagai bunga pernikahan pada pernikahan William dan Catherine Middleton.

  2.Hydrangea (82 Ribu Per Tangkai)

Beberapa dari Anda baik secara tidak sadar ataupun sadar pasti pernah melihat bunga ini di beberapa acara resmi seperti pernikahan contohnya. Dapat dijumpai di negara-negara bagian Selatan dan Timur Asia, Amerika, dan juga Indonesia.
Tinggi semaknya saja dapat mencapai 1 hingga 3 meter dan terkadang berbentuk seperti pohon yang pada kenyataannya adalah bunga Hydrangea. Masa hidup perkembangan Hydrangea adalah dari awal musim semi hingga musim gugur. Di Jepang bunga ini dibuat menjadi sebuah teh manis yang cukup dikenal dengan sebutan ama-cha. Sama halnya seperti Korea yang menggunakan bunga ini sebagai minuman teh herbal bernama Sugukcha. Warna dari bunga ini dapat beragam dari warna putih, violet, ungu muda, pink dan juga biru.

3. Gloriosa (76-127 Ribu Per Bunga)

Dapat ditemukan di Asia dan Afrika adalah tumbuhan yang bunganya saja cukup mahal yaitu Gloriosa. Bunga ini cukuplah langka dan dapat ditemukan di Asia serta Afrika dengan penanda warnanya yang berbeda dari ujung daun hingga dasar bunga. Dimulai dari warna hijau kekuningan, oranye, merah, dan terkadang pink.

Merupakan bunga nasional dari negara Zimbabwe dimana seorang peniti membuat berlian dengan bentuk bunga ini dan menghadiahkannya kepada Ratu Elizabeth II atas nama negara Zimbabwe pada tahun 1947. Bunga Gloriosa juga memiliki banyak nama dimulai dari Flame Lily, Fire Lily, Glory Lily, Superb Lily, Climbing Lily, dan juga Creeping Lily. Semua ini biasanya merujuk ke bentuk bunganya yang seperti api.

4. Tulip Bulb Abad 17 (72 Juta Di Abad 17)

Dikatakan bahwa pada abad ke-17, harga dari bunga satu ini mungkin adalah harga bunga termahal di dunia yakni hingga sekitar 72 Juta namun dalam perhitungan abad ke-17. Sekarang ini diperkirakan mungkin warjanya ia adalah berharga sekitar 7 Juta hingga 12 Juta per tunasnya. 
Hal tersebut menyebabkan sebuah fenomena tersendiri pada abad tersebut dimana banyak orang pada masa itu tidak takut untuk menjual tanah dan harta mereka hanya untuk mendapat benih dari bunga Tulip Bulb ini, Dikatakan bahwa keuntungan yang dihasilkan dari penjualan bunga ini bisa mencapai 20 kali lipat jika terjual di pasaran. Namun di tahun 1637, harga Tulip Bulb turun jauh dan bahkan menjadi sangat murah. Karena kurangnya data di tahun tersebut, tidak diketahui apa tepatnya alasan mengapa harga bunga Tulip Bulb ini bisa turun jauh.

5. Saffron Crocus (15-19 Juta Per Pon)

Dapat tumbuh hingga 20-30 centimeter, Saffron Crocus adalah bunga yang sangat indah apabila ia tumbuh dengan baik. Dalam perkembangannya, ia membutuhkan sinar matahari langsung. Bunga ini sendiri adalah bunga yang sering digunakan sebagai bumbu masak dan dikenal secara khusus sebagai bumbu Saffron.
Tentu saja untuk menghasilkan bumbu masak dari bunga ini tidaklah murah dan mudah. Dibutuhkan sekitar 50.000 hingga 70.000 bunga kering Saffron hanya untuk menghasilkan 450 gram ekstrak bunga ini. Tidak membingungkan apabila bunga ini adalah salah satu bunga termahal di dunia. Negara seperti India, Persia, Eropa, Arab dan Turki sering menggunakan Saffron dalam masakan kuliner mereka.

Cara Menanam Bunga Anggrek

Cara Menanam Bunga Anggrek Jadi bagaimana sebenarnya cara menanam bunga anggrek itu? Sebelum membahas lebih lanjut, kamu harus tau terlebih dahulu bahwa terdapat dua gaya cara dalam menamam bunga anggrek ini. Yakni dengan cara gaya ditempel atau gaya ditanam di dalam pot. Kedua cara itu bukan merupakan sesuatu hal yang aneh karena memang bunga tersebut termasuk dalam kategori tanaman hias. Di bawah ini ada penjelasan lebih lanjut dari masing-masing gaya cara menanam bunga anggrek.

1. Menanam di dalam pot

Cara menanam Bunga Anggrek di dalam Pot

  • Pililhlah pot tanah atau plastik, karena pot ini sangat cocok dan bagus untuk ditanami bunga anggrek.
  • Selanjutnya buatlah tiang untuk penahan batang. Hal ini perlu dilakukan tanaman bunga anggrek ini menjalar, selain itu fungsi dari pembuatan tiang juga agar dapat memelihara dan dapat membentuk tanaman bunga anggerek sesuai keinginan si pemilik.
  • Media tanam yang paling cocok untuk menanam bunga anggrek adalah pecahan batu bata atau genteng, potongan sabut kepala, potongan pakis dan arang kayu.

2. Menanam dengan di tempel

Cara menanam bunga anggrek dengan di tempel

Gaya menanam dengan cara ditempel ini terbilang lebih mudah dari pada gaya menanam bunga anggrek di dalam pot, Karena caranya yang simpel dan tidak banyak memerlukan media tambahan. Media yang diperlukan sudah langsung bunga itu sendiri serta papan lukis. Selain itu, tanaman ini memang lebih bagus ditanama dengan cara ditempel karena bunga anggrek ini tidak memiliki batang yang tak terlalu panjang. Selain itu, bunga anggrek yang ditanam dengan cara ditempel mungkin bisa dijadikan alternatif pilihan sebagai hiasan dinding rumahmu.
Sebagai penutup, kami tampilkan video mengenai cara merawat bunga anggrek